Originally posted on Mie SEHATI | Perto Group:

Agar terlihat tidak polos penampilan di krupuknya bisa di coba dengan di campur  daun seledri yang di iris-iris kecil dalam adonan tepung krupuk. Mudah-mudahan krupuknya akan ikut atau berkhasiat karena menggunakan daun seledri yang banyak manfaatnnya.

Sekedar tau saja beberapa manfaat  bagi kesehatan dari Daun Seledri diantaranya Kaya akan vitamin C , mereka menurunkan kolesterol, mencegah kanker , menurunkan tekanan darah tinggi, dan meningkatkan kesehatan.


Berikut beberapa Manfaat kesehatan dari Batang, daun, dan Akar seledri meliputi:

  • Manfaat Daun SeledriMencegah kanker: Seledri mengandung phthalides dan polyacetylenes. Komponen-komponen anti kanker detoksifikasi karsinogen. Seledri juga mengandung coumarin yang meningkatkan aktivitas sel darah putih tertentu.
  • Daun Seledri Kaya VitaminC: Dengan adanya vitamin C pada seledri dapat Peningkatan sistem kekebalan karena itu booststhe sistem kekebalan tubuh, selain itu juga dengan adanya vitamin C seledri menghadirkan rasa dingin. Sebenarnya masih banyak lagi manfaatnya seperti mengurangi asma
  • Manfaat Akar Seledri - Kesehatan jantung

View original 107 more words

Peluang usaha Mie ayam

Syamsu Irman mencoba meniru sukses pengusaha mie ayam. Selain inovasi produk,—seperti mie tanpa bahan pengawet— terobosan dalam sistem distribusi juga bisa mendongkrak penjualan. Terbuka peluang kerja sama.

Berbagai cara dilakukan orang untuk menambah penghasilan. Ada yang merintis usaha sambil bekerja. Ada yang menjadi tenaga lepas pemasaran produk multi level marketing. Berbagai upaya yang dilakukan para profesional ini, semuanya dalam rangka untuk mempersiapkan masa tua, ketika mereka harus pensiun. Nikmatnya menjadi pengusaha, menginspirasi banyak orang. Antara lain misalnya pemilik usaha dapat bekerja sepanjang ia mau dan mampu. Maka selama itu juga dia memperoleh penghasilan. Alasan diatas melandasi orang seperti Syamsu Irman, Production Manager PT Harmonics Techindo Agung merintis bisnis sejak dini.

Kegemaran mengkonsumsi makanan mie mendorong Syamsu belajar membuat mie. “Di mana-mana terdapat orang berjualan mie ayam, namun berkesan kurang memperhatikan kebersihan,” kilahnya. Maka dia memikirkan membuat mie yang sehat, tanpa bahan pengawet, dari bahan tepung berprotein tinggi serta halal. Pada tahun 2003 dia mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh PT Bogasari selama beberapa hari. “Setelah itu saya praktekkan di rumah ternyata masih gagal,” kenangnya tersenyum malu.

Tekad membuat mie yang sehat dan berkualitas baik itu tidak lantas surut. Setiap hari Minggu, selama tiga bulan, dia mencoba dengan memadukan resep-resep di buku maupun majalah. “Hasilnya lalu saya bagi-bagikan kepada para tetangga sambil meminta masukan mereka,” ujarnya. Dan setelah itu dia mulai mencoba membikin mie untuk dijual. Nama yang digunakan yaitu Sari Perto, kependekan dari kata Bogasari dan Emperan Toko. “Karena pada awal mendirikan usaha ini benar-benar dari emper toko,” kisahnya.

Akhirnya dari sekedar bisnis coba-coba, Syamsu berhasil memiliki outlet mie. Selain masyarakat sekitar dia sengaja membidik konsumen para karyawan perusahaan. Maka pertimbangan usahanya adalah lokasi, harga terjangkau dan jenis menu dibuat menarik. Misalnya, nama Pak Tu, Pak Da, Pak Tri, Pak Kom, Pak Sus untuk paket satu, dua, tiga, paket kombinasi dan khusus. Bakso dan pangsit isi daging yang digunakan adalah yang disertai label halal. “Paket khusus dibuat dengan kombinasi mie ayam biasa dengan menu makanan khas Jepang,” tukasnya. “Tiap paket sudah disertai air mineral atau minuman teh botol gratis,” imbuhnya berpromosi.

Pria yang mengaku telah delapan kali berpindah di perusahaan Jepang ini memiliki kebiasaan bekerja satu jam lebih awal dari waktu kerja. Karena ‘hobi’ itu dia tidak sulit membagi waktu kerja dengan mengerjakan membikin mie setiap hari. “Biasanya saya lakukan pagi-pagi atau selepas pulang dari kantor,” jelasnya. Dikatakannya sejak bulan Maret 2005 membuka gerai di Karawang, kini dia telah memiliki dua buah cabang didalam kota, dan satu buah lagi di kota Malang.

Omsetnya? “Cukup untuk menambah penunjang kebutuhan,” kilahnya. Biasanya bisnis makanan profit margin paling tidak mencapai 50% atau lebih. Bila dalam satu hari melayani sekitar 100 porsi dengan harga Rp 4 ribu sampai dengan Rp 6 ribu, berarti omset mencapai Rp 400 ribu – Rp 600 ribu. Taruh kata keuntungan antara Rp 200 ribu – Rp 600 ribu sehari, satu angka cukup lumayan.

Untuk mengembangkan jaringan usaha dia memilih sistem jaringan kemitraan. Maka dia acap melakukan demo pembuatan mie di berbagai daerah. “Bulan lalu saya mengadakan demo di Batam dan kini sedang mempersiapkan membuka cabang di sana,” ucapnya. Dia serius mengembangkan usahanya termasuk mengembangkan jaringan hingga ke Pulau Sumatera. Sengaja dia memakai media above the line guna mengajukan penawaran kerja sama. Kelahiran Padang ini bahkan punya konsep pengembangan tersendiri di Ranah Minang tersebut. “Cara penyajiannya dibuat sedikit berbeda walaupun prosesnya sama,” ujarnya. “Namanya pun diganti sesuai dengan lidah masyarakat yaitu Kito Bana, kita ingin tunjukkan bahwa orang Padang juga bisa bikin mie” tambahnya.

Menurutnya untuk pengadaan peralatan dan bahan bagi satu buah outlet mie diperlukan modal investasi cukup sebesar Rp 4,5 juta. Tentu saja ini diluar biaya sewa tempat. Maka bagi yang berminat bergabung menjadi mitra usaha dibebani biaya Rp 3 juta sudah berarti kontrak seumur hidup. “Setelah itu akan di berikan fasilitas mulai dari kartu nama, spanduk, peralatan, hingga pelatihan selama dua hari, ditambah pemberian support teh botol gratis,” terangnya. “Persyaratan tidak macam-macam yang penting kejujuran,” imbuhnya. Sebuah peluang usaha dengan modal investasi kecil, siapa berminat?

Info menarik kunjungi blog kami : http://miesehati.wordpress.com

Kunjungan Tim Kompetisi Bisnis di Gerai NasGoMe

Setelah lama berdebar-debar, akhirnya saat yang dinanti tibalah. Panitia Kompetisi Bisnis meminta Tim nasgome untuk siap-siap dikunjungi oleh tim penilai.

Tugas tim penilai ini adalah melakukan pengecekan, sejauh mana BP [bisnis plen] telah diterapkan di lapangan. Apakah hanya bagus di tulisan atau memang bisa dilaksanakan di lapangan.

Sebagai koordinator Tim Nasgome, aku langsung kontak pak Syam Mie Perto untuk mempersiapkan diri menanti kunjungan tim penilai di lokasi warung Nasgome. Anggota tim yang lain berangkat dari Mie SEHATI. Ada pak Wawan NetCoMM dan Pak Ipung Aqua Galon. Bu Sinta kali ini absen karena suaminya sedang sakit dan tidak enak hati kalau ditinggal malam-malam.

Pas selesai maghrib pak Ato Kupat Tahu sudah menghubungiku, tetapi karena aku baru sholat maka panggilan telepon dari pak Ato itu tidak bisa dijawab.

Setelah selesai sholat pak Ato kembali telepon dan janjian untuk bertemu langsung dengan tim Nasgome di lokasi warung Nasgome. Akupun langsung telepon ke pak Ipung agar segera meluncur ke Mie SeHATI dan menyusul pak Ato yang sudah ngebut menuju lokasi warung Nasgome.

Sayangnya di Warung Mie SEHATI ada pisang goreng yang super enak. Jadi pak Wawan dan aku terpaksa tergoda dan makan Pisang goreng dulu.

Aku sendiri sebelum makan pisang sudah makan Mie Hijau dulu. Inilah mie andalan di Warung ini, Menu Paijo alias Mie Hijau dan bakso tanpa pengawet dan tanpa pemanis. Semuanya asli buatan sendiri dan langsung keluar dari gilingan.

Benar juga, sampai di lokasi pak Ato sudah nongkrong di sana, ngobrol bertiga dengan pak Syam Mie Perto dan seorang anggota TDA Karawang.

Pak Wawan langsung mengeluarkan senjata andalannya, sebuah camera SLR yang lumayan mantap sudah berada dalam genggamannya. Sambil ngobrol pak Wawan tak henti-hentinya mengambil obyek yang menurut dia laik tampil di blog Cikarang.

Praktis modal awal warung ini sangat sederhana, karena hanya membutuhkan peralatan masak yang sebagian besar sudah ada di rumah. Meski begitu, agar kelihatan bonafide, maka dibelilah sebuah gerobak sorong “seken”.

Dua juta rupiah dihabiskan untuk membeli gerobak, lengkap dengan asesorinya. Mulai dari kompor, sampai ke perlengkapan standard masak.

Dari monitoring yang dilakukan, ternyata lebih dari separo pembeli adalah pembeli yang hanya datang untuk membawa pulang Nasgoe dan bukan menyantapnya di warung.

Meskipun tempat ini jauh dari keramaian, namun ternyata mempunyai nilai yang sangat bagus. Nun jauh di luar perumahan ini memang sudah berderet warung dengan segala macam aneka jualannya, namun hampir semua orang yang akan keluar dari perumahan selalu lewat di depan warung ini, sehingga kemungkinan mereka mampir ke warung ini sangat besar.


Asal mutu dan cita rasa nasgomenya memenuhi standard, maka pelanggan pasti makin hari akan makin bertambah.

Para pelanggan ini pasti heran melihat cara masak Nasgome. Memang cara masaknya tidak lazim kalau diperhatikan, tetapi kalau tidak dilihat ya tidak terasa perbedaannya.

Coba kita perhatikan urutan cara masak Nasgome ini.

1. Tuangkan minyak “import” ke penggorengan
2. Geprak sesiung bawang putih dan masukkan ke penggorengan
3. Masukkan telor dan langsung di”orak-arik”
4. Masukkan nasi dst silahkan lihat di Panduan Masak Nasgome.

Nah dari urutan tersebut tidak terlihat ada bumbu nasi goreng yang dimasukkan, sehingga bagi yang tidak tahu rumusnya pasti akan terkecoh.

Apakah anda penasaran?

Silahkan hubungi kita untuk menjelaskan keanehan ini. Gratis tetapi harus mendaftar, karena jadwal kami sangat padat. Yang jelas bulan Maret dan April 2010 jadwal sudah penuh.

Waktu akhirnya menjadi semakin malam dan kitapun kembali ke rumah masing-masing meninggalkan warung nasgome yang masih juga disinggahi oleh para pembeli.

Salam Nasgome.

+++

+++

Visi, Misi dan Tujuan Nasgome

Apa sih yang disebut sebagai Visi dan Misi itu?

VISION

VISION

… Vision is THE WHAT, the picture of the future we want to build, while the mission is THE WHY, which is the main reason why our organization was founded. Vision is more psycho-material character, and the mission is more psycho-spiritual character. Vision will contain goals, desires, wishes, desires, hopes, or longing. Meanwhile, the mission includes a call, darma devote, meaning and mandate. In the operational level, if the vision is achieved, we would say, “Vision has become REALITY”. Another successful mission completed when, “The mission is FULFILLED”.

Jadi VISI adalah sesuatu hal yang merupakan mimpi kita. Sesuatu yang harus kita capai meskipun sangat sulit untuk dijadikan kenyataan. Visi adalah mimpi dan mimpi memang bukanlah sesuatu yang mudah untuk diwujudkan.

Visi ini adalah sesuatu impian yang harus dapat menginspirasi kita untuk terus bekerja dengan baik dan bila ternyata VISI sudah menjadi kenyataan, maka VISI harus segera diperbarui, karena Visi adalah “something that can be reached but could not be grabbed”.

Misi adalah tentang mengapa organisasi ini dibuat dan juga bagaimana caranya kita merealisasikan mimpi pada visi kita agar menjadi kenyataan. Kita tulis item-item penting dalam merumuskan jalan ideal mencapai VISI kita.

Setelah kita mempunyai Visi dan Misi, maka saatnya menentukan Tujuan. Kita perlu suatu rumusan Tujuan agar ada suatu hal yang lebih terukur, sehingga kita bisa bekerja dengan lebih terarah. Bila tujuan sudah ada, maka dibuatlah strategi untuk mencapai tujuan itu. Selanjutnya ditentukan juga kebijakan yang dianut agar strategi yang dipakai tidak nabrak sana nabrak sini.

Sudah punya Visi, Misi, Tujuan, Strategi dan Kebijakan, maka segera dapat dibuat sebuah program untuk merealisir semua yang dinginkan. Jangan lupa rencana anggaran untuk mendukung program itu dan kemudian tata cara [prosedur] untuk dipakai sebagai petunjuk pelaksanaan di lapangan.

Jadi bagaimana dengan Visi, Misi dan Tujuan NASGOME kita?

Inilah Visi, Misi dan Tujuan NASGOME.

VISI

Membuat nasi goreng unik yang menjadi trendsetter di Indonesia

MISI

  1. Menggunakan bahan tanpa vetsin,
  2. Harga terjangkau,
  3. Inovatip (mengembangkan inovasi berdasarkan masukan dari konsumen),
  4. Mempunyai ciri khas penampilan

TUJUAN

  1. Melakukan pelatihan pembuatan Nasgome, minimal 12 kali dalam tahun 2010
  2. Pembuatan percontohan usaha warung Nasgome, minimal di dua tempat pada tahun 2010
  3. Penyebaran resep nasgome, melalui sarana internet [web, milis, dll]
  4. Merobah resep atau model penyajian minimal sekali dalam setiap tahun

Begitulah rumusan Visi, Misi dan Tujuan dari Nasgome.

Semoga Tujuan ini sudah memenuhi persyaratan SMART [Specific, Measurable, Achieveable, Realistic dan Time Frame]. Meski begitu, dalam kenyataanya proses ini dilakukan dengan cara dibalik. Sesuai dengan semangat TDA, maka bukan HPA [hitung, pikir, ACTION] tetapi adalah semangat APH [ACTION, pikir dan hitung].

Jadi begitulah, Nssgome akhirnya berdiri hanya dengan modal resep sederhana saja. Pada perjalanan waktunya, resep ini terus dirubah disesuaikan dengan permintaan pasar ataupun hasil temuan dari tim.

Salam Nasgome

+++

Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada keindahan impian mereka [Eleanor Rosevelt]

Sumber : berbagai sumber di internet

Inilah Panduan Masak Nasgome

Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu sampai juga. Di hari Sabtu sore tanggal 30 Januari 2010, bertempat di Mie Ayam SEHATI telah dilaksanakan acara buka-bukaan resep Nasgome.

Beberapa undangan wajib malah ada beberapa yang berhalangan datang. Ada yang karena kesibukan dadakan yang diadakan oleh MMC di Waterboom dan ada juga yang karena mertuanya sakit. Semoga yang di waterboom dapat berkah laris manis dan semoga yang mertuanya sakit saat ini sudah sembuh kembali. Amin.

Seperti biasa, acara dibuka dengan narsis bersama.

Narsis Berjamaah dulu

Narsis Berjamaah dulu

Setelah semua peserta siap, maka dimulailah acara bongkar suka rela resep memasak Nasgome. Acara pertama adalah geprak sesiung bawang putih.

]Gunakan Minyak [goreng] Import

Geprak sesiung bawang putih

Jangan lupa setelah bawang putih digeprak, maka sudah saatnya minyak import dimasukkan ke penggorengan.

Minyang goreng Import

Minyang goreng Import

Begitu minyak goreng sudah mendidih, maka bawang putih hasil geprakan digoreng, tapi jangan kelamaan dan pakai api kecil saja.

Goreng Bawang Putih

Goreng Bawang Putih

Lanjutkan dengan memasukkan telur satu butir atau sesuai pesanan.

Telurpun mulai beraksi

Telurpun mulai beraksi

Goreng telur secepatnya dan setelah itu siapkan nasi untuk dicampur dengan bumbu yang sudah masak.

Jangan sampai gosong

Jangan sampai gosong

Masukkan nasi sepiring atau sesuai bumbu yang dibuat.

Satukan nasi dengan bumbu

Satukan nasi dengan bumbu

Selanjutnya tuangkan saos tomat

Saos tomat beraksi

Saos tomat beraksi

Sambal juga ikut ambil bagian.

Sambal diberi kesempatan bercampur

Sambal diberi kesempatan bercampur

Selanjutnya panggil jagung rebus.

Jagung masuk kerja

Jagung masuk kerja

Dan jangan lupa kacang polong

Kacang Polong siap bertugas

Kacang Polong siap bertugas

Panggil juga sang garam agar tidak hambar di rasa.

Jauhkan dari rasa hambar

Jauhkan dari rasa hambar

Pada kondisi seperti ini, maka narsis babak kedua boleh dilaksanakan.

Rehat Narsis

Rehat Narsis

Nasgomepun siap dihidangkan.

Nasgome yang jhos gandos !

Nasgome yang jhos gandos !

Legalah semua peserta. Tinggal merasakan perut yang mau meledak karena terlalu banyak makan nasgome. Apalagi tadi sempat dapat sumbangan Kapal Selam [empek-empek].

Sungguh hari ini menjadi hari yang paling mengenyangkan.

Saat membahas masalah pembukaan cabang baru Nasgome, maka pikiran sudah tidak jernih lagi, sehingga perlu diendapkan lagi agar usaha Nasgome ini bisa segera terealisir cabang barunya di Netcom.

Selanjutnya sudah menunggu cabang yang lebih baru lagi di depan Kursus Musik JM, tapi Tim Nasgome akan fokus dulu ke Cabang pertama di depan Toko Komputer NetComm.

+++

poto-poto oleh eshape

Acar Ketimun Nasi Goreng Mewah

Ukuran porsi: 6 orang (Eko Eshape, Sinta, Syamsu Irman, Ipung Purwanto, Wawan 1, Wawan 2)

Bahan-bahan

  • 175 cc air
  • 2 sendok makan cuka
  • 125 gram gula pasir
  • 1 buah bawang bombay, cincang
  • 1 buah wortel, potong dadu
  • 300 gram timun, potong dadu
  • 1 sendok makan daun ketumbar, cincang
  • 1 buah cabai merah, iris bulat
  • 1 sendok teh garam

Cara membuat

Panaskan air, masak hingga mendidih, lalu masukkan cuka, gula, dan garam, aduk rata, didihkan, angkat, biarkan sampai hangat.

Susun timun, wortel, dan bawang bombay dalam mangkuk, lalu tuangi dengan air cuka tadi, taburi dengan daun ketumbar dan cabai merah, biarkan selama 2 jam dalam kulkas agar meresap, sajikan.

Estimasi Harga : Rp.5.000

penulis : Mas Wawan NetCoMM

Konsep [bisnis] Nasi Goreng Mewah

Pakai celemek yang rapi

Pakai celemek yang rapi

“Kok milih bisnis nasi goreng mas? Bukannya itu bisnis yang biasa banget?”

“Bisnis seperti itu sudah banyak pesaingnya mas, cari yang lebih inovatip donk…”

“Semua orang bisa buat nasi goreng kenapa harus beli di tempat mas?”

“Apa sih istimewanya nasi goreng ini?”

“Nasi goreng? Itu mah menu putus asa mas…”

Beberapa pertanyaan itu langsung muncul begitu tim nasi goreng hongkong MEWAH ini memproklamasikan jenis bisnis yang akan ditularkan pada teman-teman TDA ataupun teman-teman non TDA.

Tentu hanya senyum dikulum yang bisa kita berikan pada mereka, para pemberi komentar ini. Memang begitulah konsep yang diusung. Dimana ada kelemahan pasti ada kekuatan, tinggal mana yang akan kita pilih agar pilihan itu memberi nilai tambah bagi kita. Semuanya adalah pilihan.

BISNIS BIASA

Memang jualan nasi goreng ini adalah usaha kecil-kecilan yang sangat biasa, dengan demikian semua orang akan mudah diajari untuk melaksanakan bisnis ini. Tidak perlu pelatihan yang khusus agar bisa menjalankan bisnis ini. Syaratnya hanya niat yang kuat dan modal di bawah 5 juta.

PESAING BANYAK

Artinya kita sudah punya banyak mitra yang harus dijadikan sebagai pembanding proses bisnis kita [tempat melakukan benchmarking]. Adanya banyak pesaing juga membuat pendidikan pasar jadi tidak perlu lagi. Masyarakat sudah tidak perlu ragu-ragu lagi dengan menu ini. Semua sudah faham tentang apa yang namanya nasi goreng. Tidak perlu lagi menjelaskan tentang apa itu nasi goreng ke pelanggan.

INNOVATIP

Tentu inilah yang men jadi kata kuncinya. Semua orang sudah tahu apa itu nasi goreng, sehingga nasi goreng Hongkong Mewah ini harus punya sisi lain yang berbeda. Resep masakannya berbeda dan demikian juga penampilannya berbeda, sehingga pelanggan disuguhi dengan nasi goreng yang enak, sehat [tanpa vetsin], berwarna merah [tanpa kecap] dan ada tambahan kacang polong serta jagung di campuran nasi gorengnya. Minyak yang dipakai juga adalah minyak khusus import [*)]

Ada kacang polong dan jagung

Ada kacang polong dan jagung

Resep masakan juga akan direview setiap setengah tahun dengan mengambil masukan dari pelanggan. Bila sebelum setengah tahun sudah banyak masukan dari pelanggan, maka resep bisa langsung berubah. Bisa muncul resep baru dan bisa juga hanya berupa perbaikan resep.

ISTIMEWA

Pasti. Kalau tidak istimewa, maka bisnis ini hanya akan menjadi bisnis biasa yang kurang jelas laku atau tidaknya. Berbeda memang tidak menjamin bisnis nasi goreng ini laku, tetapi bisnis nasi goreng yang laku pasti punya perbedaan dibanding jualan nasi goreng lainnya. Lihat saja bisnis nasi goreng bang Rajali di Panglima Polim Banda Aceh, mereka rela antri untuk bisa makan nasi goreng Bang Rajali.

Keistimewaan nasi goreng Mewah ini jelas, yaitu :

  1. Sehat dan bergizi [Tanpa vetsin]
  2. Tampilannya merangsang [warna merah tanpa kecap]
  3. Harga terjangkau
  4. Rasa di atas rata-rata [berani dicoba]

MENU PUTUS ASA

Saat semua jenis makanan terasa tidak cocok, atau tidak ketemu menu yang paling pas, biasanya inilah pilihan paling umum dilakukan. Jadi disinilah kita bermain. Kita buat menu PUTUS ASA ini menjadi bisnis yang PENUH HARAPAN !

Lalu model pemasaran yang bagaimana yang menjadi konsep kita?

Berdasar hasil survey, didapat data sebagai berikut :

  1. Lokasi perumahan menengah ke bawah penghuninya sering tidak sempat masak untuk makan malam, sehingga pilihan mereka jatuh pada mie goreng dan nasi goreng, yang relatif harganya lebih murah dan lebih cepat hidang dibanding menu makan malam yang lain.
  2. Jam efektif penghuni perumahan mencari makan malam adalah sekitar jam 17.00 s.d 22.00
  3. Nasi goreng yang dijual di sekitar perumahan adalah nasi goreng biasa dan nasi goreng gila.
  4. Pembeli lebih suka beli makan malam untuk dibawa pulang dibanding makan diwarung.

Dengan data itu dibuatlah strategi pemasaran sebagai berikut :

  1. Competitive price [harga terjangkau dengan mutu tetap terjamin]
  2. Customer Focus [menempatkan pelanggan sebagai faktor penting keberlangsungan bisnis ini]
  3. Continues Improvement [menu bisa diubah sesuai selera pasar dan selalu terbuka untuk proses inovasi]

Berdasar strategi pemasaran tersebut, maka model pemasaran yang akan dipakai adalah sebagai berikut :

  1. Pembukaan warung dengan mengundang pembeli potensial, termasuk kaum kerabat, handai taulan maupun teman-teman akrab. Disiapkan minimal 50 porsi untuk diberikan secara gratis pada undangan. Pada hari pembukaan ini, maka selain tamu undangan akan diberi diskon khusus [20-40 %].
  2. Pasang spanduk
  3. Umumkan lewat internet [optional], baik melalui facebook, milist amupun blog.
  4. Sebarkan info pembukaan warung ini ke komunitas yang kita ikuti.
  5. Setiap hari, sebelum melakukan transaksi bisnis dengan pembeli, maka dilakukan dulu transaksi bisnis dengan Tuhan, yaitu membuat nasi goreng paling istimewa untuk diberikan pada beberapa orang yang dianggap perlu merasakan nasi goreng ini tanpa bayar [gratis].
  6. Lain-lain masih dalam penggodogan tim bisnis.

Semua rencana tindakan di atas langsung dipraktekkan dalam dunia nyata, tidak hanya di atas kertas. Sesuai dengan teori yang sering didengung-dengungkan oleh pak Ato KTB, maka dilakukan metode APH [Action-Pikir-Hitung] untuk pelaksanaan bisnis ini.

Kitapun langsung Action dengan mencari lokasi yang bisa dipakai untuk berjualan nasi goreng ini. Begitu ketemu lokasi yang dianggap paling pas [di tepi perumahan yang sering dilewati orang yang mau keluar dari perumahan], maka langsung didirikan tenda seperlunya.

Gerobag langsung dicari. Tidak harus baru, yang penting masih layak pakai dan tidak membuat pelanggan jadi ragu-ragu untuk membeli di warung kita.

Spanduk juga langsung dipesan sambil terus berkoordinasi dengan anggota tim lomba bisnis yang belum sempat diajak berdiskusi secara langsung [offline/kopdar].

Pasang spanduk

Pasang spanduk

Hasil yang didapat tentu tidak seperti yang muncul dalam angan-angan. Ada pelanggan yang datang bukan mencari nasi goreng tetapi malah mencari mie goreng. Mungkin mereka melihat gerobag yang kita beli adalah gerobag yang pernah dipakai untuk berjualan mie goreng.

Ini tentu suatu keuntungan, bila suatu saat bisnis ini akan dikembangkan menjadi bisnis nasi goreng dan mie goreng atau sekalian plus mie Ayam SEHATI.

Gerobag bekas Mie Goreng

Gerobag bekas Mie Goreng

Sambil melihat seluruh proses dalam rangka ACTION ini, maka mulailah disusun rencana usaha [bussiness plan] warung nasi goreng ini, dengan harapan mereka yang pingin melakukan bisnis ini tinggal membacanya dan bisa langsung ACTION.

Diskusi kelompok akhirnya malah mengerucut pada suatu pola pikir yang sama, yaitu tidak menjadikan kegiatan ini sebagai ajang lomba bisnis TDA tetapi menjadikan suatu kegiatan yang hasil akhirnya adalah sebuah rencana usaha yang bisa diterapkan oleh semua orang yang ingin kaya maupun mereka yang sudah putus asa mencari model bisnis yang paling mudah dilaksanakan.

Kekhawatiran dari tim bisnis Nasi Goreng ini terhadap model bisnis ini hanya satu. Bagaimana kalau nanti tim ini menjadi juara karena pelaksanaan rencana usaha yang disampaikan ini ternyata di lapangan dapat diterapkan dengan baik dan menguntungkan.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah bila ternyata nasi goreng yang dijual ternyata laris manis, pembeli sampai rela antri dan bahkan di beberapa tempat warung nasi goreng ini berubah menjadi resto yang besar dan tetap laris.

Itulah kekhawatiran yang sudah terbaca dari awal kegiatan dan akhirnya kita semua sepakat untuk menerima adanya risiko seperti itu.

Siap ! LAKSANAKAN !!!

+++

Nasi Goreng Mewah

Nasi Goreng Mewah

Sudah dilaksanakan ACTION di perumahan Kondang Sari Blok D1 Karawang. Sekarang saatnya berPIKIR dan berHITUNG. Insya Allah selalu untung, berkah dan manfaat bagi lingkungan.

+++