Tips Menanak Nasi


Tidak kebagian nasi goreng mewah?
Jangan putus asa, apalagi sampai bunuh diri. Mari kita buat nasi yang enak dan tetep Mewah, asal makannya di tepi sawah ya.
Kita ikuti petunjuk menanak nasi di bawah ini :
  1. Buang kutu beras dengan cara menampi beras sebelum dicuci, ini sekalian olah raga ringan.
  2. Cuci beras dengan air diam, jangan air mengalir, nanti vitaminnya bisa ikut pergi [jangan-jangan berasnya juga ikut pergi]. Cukup dua tau tiga kali bilas, kebanyakan dicuci vitaminnya juga akan hilang.
  3. Gunakan air panas untuk menanak nasi, sehingga  beras langsung panas dan menyerap air, protein mengeras sehingga butir nasi utuh tak hancur.
Tips tambahan :
  1. Beri beberapa tetes cuka, jika ingin nasi lebih lama basinya
  2. Beri agar-agar agar nasi menjadi lebih banyak mengandung serat
  3. Beri minyak salad beberapa tetes agar nasi menjadi lebih lezat.
  4. Beri tambahan zat-zat tertentu yang anda sukai sebagai test tambahan untuk memperkaya tips ini.
Anak kecil saja bisa masak nasi

Anak kecil saja bisa masak nasi

referensi :
Radityo Djadjoeri

9 responses to “Tips Menanak Nasi

  1. Mantap, tulisannya mengalir dan menggelikan tapi tetap kena sasaran.

    • Hahaha…
      Yang mantap yang ngasih komentar

      Bisa melihat sisi lain dari tulisan ini

      Saya akan pasang link teman-teman BeBlog disini juga ya

      Salam

  2. Petunjuk menanak nasi poin 1 dan 2 kayaknya sekarang sudah gak berlaku ya, Pak.
    1. Banyak kutu identik dengan sanitasi kurang atau beras lama. Sekarang beras sudah bagus-bagus.
    2. Nyuci beras itu sekali aja, kalau memang tujuannya mempertahankan vitaminnya (vitamin yang ada di kulit ari beras). Kalau dua tiga kali yang larut saat airnya dibuang.
    Lagian sekarang beras sudah bersih-bersih, cukup sekali aja.

    O ya, yang nomor 3, saya ragu apakah beras ada proteinnya ya…. (kayaknya yang mengeras dan mengembang itu kan karbohidrat)?

    Btw, tips tambahannya perlu juga dicoba, nih…

    Salam Mewah

    • Cak Rul,

      makasih masukannya pak.

      memang benar bahwa sekarang banyak beras tanpa kutu, tapi karena masih ada juga beras berkutu, maka tips itu tetap kita pasang

      soal nyuci beras, saya setuju dengan cukup sekali saja kalau memang sudah dianggap bersih

      seperti yang tertulis, kalau kebanyakan dicuci memang vitaminnya akan hilang

      di beberapa tempat penggilingan beras, bahkan saya lihat beras itu sudah dicui dengan bersih sebelum dikirim ke distributor

      yang nomor 3, saya juga jadi ikutan ragu nih gara-gara bapak meragukannya

      yuk kita cari yang lebih pasti

      kalau tips tambahan, saya yakin deh pak
      saya juga sudah mencobanya sendiri

      salam

  3. Hi..hi tambah dong dijerang di atas kompor atau tungku, habis sekarang orang masak nasi pakai ricecooker atau magic com. Padahal nasi yang dimasak di atas api tetap lebih enak. Kalau sudah matang nasi ditempatkan di bakul (cething bhs jawa) yg terbuat dari anyaman bambu. Hemm dijamin makan lebih sehat dan alami. Salam lezat , jendelakatatiti.wordpress.com.

    • iya bener nih

      Masukan yang bagus, bisa menambah perbendaharaan tips menanak nasi

      Tadi malam dalam acara Undangan Makan Berjamaah, salah satu tips ini kita pakai dan nasipun ludes tanpa sisa [hehehe…ini ludes karena dibuang atau karena dimakan ya?]

      Salam

  4. mantap pak, semangat! tipsnya bagus bgt. besok saya coba. mo gantian tukar2an tips bakmi?hehe

  5. kalau beras sesekali ada kutunya itu namanya beras gak pake bahan kimia untuk pengawet,he he he,.contohnya ayam potong, ikan segar,sampai ikan asin ygg dijual di pasar pasar,kalau gak ada lalat yg mau hinggap disitu,tandanya itu memakai formalin.nah kita tinggal memilih ,mau mengkonsumsi,yg berformalin,atau yg bekas lalat,tapi bisa di cuci,dan dimatikan kumannya dgn cara memasaknya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s